TERKINI:

Omzet Belasan Juta Rupiah Perhari, Perjudian Tembak Ikan di Deli Serdang 'Kebal' Hukum


KULI-TINTA.COM, DELI SERDANG - Disebut-sebut mengantongi izin dari Dinas Pariwisata Pemkab Deli Serdang, ternyata bisnis perjudian di Jalan Pahlawan, Kec. Tj. Morawa Kabupaten Deli Serdang, tersebut menjadi usaha yang menjanjikan. 

Terlihat, dari analisis perputaran uang para pemain dilokasi, bisnis yang dikelola oleh pria turunan Tionghua berinisial AH ini sangat diminati semua kalangan remaja, dewasa hingga lansia. Minimal pembelian peluru Rp 50 ribu, hanya bertahan selama 2-3 menit.
 
"Sistem nya kita beli peluru untuk dapat bermain di salah satu meja tembak ikan. Durasi nya paling lama 2-3 menit, itu udah paling cepat, tergantung keberuntungan pemainnya. Tapi, rata-rata ya segitu durasi nya, namanya juga kita melawan mesin," jelas Wahyu, salah satu pemain dilokasi. 

Lanjutnya, dari keseluruh pemain, pengelola dapat meraup keuntungan hingga belasan juta rupiah perhari. 

"Coba kalkulasikan bang, dalam waktu yang bersamaan, satu meja bisa 6 orang pemain. Dikalikan 3 menit. Jadi, per tiga menit, pengelola bisa meraup omzet Rp 300 ribu. Bayangkan satu hari berapa jam mereka beroperasi. Itu hanya hitungan satu meja, kali berapa meja mereka punya," bebernya. 

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian belum ada mengambil tindakan upaya hukum. 
"Gak juga bergera polisi itu bang, mungkin mereka takut karena pengelola katanya punya izin operasi," ketusnya. 

Seperti pemberitaan sebelumnya, pihak kepolisian Polresta Deli Serdang, tampak takut menggerebek lokasi perjudian dengan modus game ketangkasan tembak ikan. 

Saat kru media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra, mengaku bahwa bisnis haram tersebut telah mengantongi izin. 

"Sudah saya cek, itu ada izin dari Dinas Pariwisata," singkatnya melalui pesan WhatsApp.(Robert)