TERKINI:

Tes Urine Positif, Supir Ambulance Torganda di Rehab


KULI-TINTA.COM, SUNGGAL - Masih soal tersangka narkoba Polsek Sunggal berinisial PG yang ditangkap di Jalan Ringroad Kec. Medan Sunggal, Kamis (12/9/2019) lalu, muncul pernyataan baru dari pihak kepolisian. 

Setelah berdalih bahwa PG tidak memiliki barang bukti, Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu M. Syarif Ginting mengaku bahwa hasil tes urine supir ambulance milik PT. Torganda positif. 

"Pada saat di tes urine, hasilnya positif," tegas Syarif kepada wartawan. 

Saat ditanya proses pemulangan dengan dalih rehab, mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Timur tersebut menegaskan bahwa dasar pemulangan tidak ditemukannya barang bukti narkoba. 

"Itu yang tidak terbukti makanya direhab, bukan yang terbukti. Kalau terbukti, tetap kita tahan," paparnya. 

Seperti diketahui sebelumnya, tersiar kabar soal pemulangan tersangka narkoba Polsek Sunggal berinisial PG, Kamis (12/9/2019) lalu diduga 'bersyarat'. 

Pria yang berprofesi sebagai supir ambulance milik PT. Torganda tersebut dikabarkan memberikan 'upeti' kepada penyidik Polsek Sunggal. 

"Dalihnya rehab melalui assesment di BNNP Sumut. Tapi, itu tidak gratis. Istrinya sampai nangis-nangis kemarin mencari sumber dana yang diminta oleh oknum penyidik itu. Kurang lebih saya dengar Rp 30 juta biayanya," ungkap narasumber terpercaya yang meminta identitasnya untuk di rahasiakan. 

Saat kru media melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian Polsek Sunggal, melalui Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, menepis isu miring tersebut. 

"Tidak ada itu, tapi nanti Kanit jelaskan," jelas Yasir melalui pesan WhatsApp nya. 

Hal senada juga dilontarkan oleh Iptu M. Syarif Ginting selaku Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal. 

"Kalau info bayar itu Hoax. Kita telah melakukan berbagai tahapan diantaranya, kita lakukan BAP dan hasil BAP tidak cukup bukti. Kita juga lakukan cek urine dan hasilnya positif. Terakhir kita lakukan gelar perkara di Sat Narkoba Polrestabes Medan dengan peserta dari Seksi Propam, Seksi Pengawas dari Polres dan para penyidik. Hasilnya dilakukan rehab yang diketahui oleh Kepling dan Bhabinkamtibmas setempat," tegasnya.(Robert)