TERKINI:

Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan Amankan Resedivis Pelaku Pembobol ATM


KULI-TINTA.COM, BELAWAN - Satreskrim Polres Pelabuhan berhasil mengungkap dan menangkap satu orang pelaku pembobolan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Pelaku yang diamankan yakni Muammar alias Amar (33) warga Jalan Baru Gang Sederek Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. 

Akibatnya, korban yang diketahui bernama Rusman Effendi Lubis (51), merupakan pegawai Pelindo 1 Medan mengalami kerugian mencapai Rp 773 juta. 

Ketika itu korban, usai Sholat Jum'at (13/09/2019), lalu memasukkan kartu ATM BNI miliknya untuk melakukan transfer, namun terganjal, kemudian tersangka yang berada di dalam menawarkan jasa memasukkan kartu ATM, tetapi dengan cekatan tersangka menukar kartu ATM milik korban dengan kartu sejenis setelah mengetahui nomor PIN korban. 

Korban yang tak berhasil melakukan transfer akhirnya kembali ke tempat kerja di Pelindo 1 dan empat hari kemudian korban baru tahu bahwa uangnya telah terkuras lebih Rp 773 juta, setelah pihak Bank BNI memberitahunya.

Pelaku ditangkap polisi setelah melakukan penyelidikan dan melihat rekaman CCTV, pelaku ditangkap saat berada dikediamannya, selain mengamankan pelaku petugas juga menyita beberapa barang bukti.

Dari keterangan yang diperoleh, pelaku bersama dua temannya (DPO)  berhasil menggondol uang milik nasabah yang hendak mengambil uang di mesin ATM di swalayan Anugrah yang berada di Jalan Marelan Raya, Kecamatan Medan Marelan.

Modus para pelaku, dengan cara mengganjal mesin ATM dengan tusuk gigi sehingga kartu ATM korban tersangkut. Para pelaku yang memang menunggu korbannya, berpura – pura menawarkan bantuan.

“Mereka setiap beraksi berkumlah tiga orang, para pelaku ini berpura – pura membantu warga yang kartu ATM nya yang tersangkut dimesin. Para pelaku membagi tugas siapa yang mengganti kartu dan mengajak korban bicara,” ucap Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH didamping Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Candra SH saat paparan kasus tersebut, Selasa (08/10/2019) pagi.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolres, dalam aksinya para pelaku berhasil menguras uang milik korban sebanyak Rp 773.063.271,- (Tujuh Ratus Tujuh Puluh Tiga Juta Enam Puluh Tiga Ribu Dua Ratus Tujuh Puluh Satu Rupiah).

“Korban merasa curiga, lantaran ada transaksi transfer yang mencurigakan dari tabungannya yang mencapai nilai Rp 700 juta lebih. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kita,” ujar Kapolres.

Polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku dari kediamannya.

“Setelah kita lihat rekaman CCTV, kita langsung memburu pelaku. Dan menangkapnya saat berada di rumah,” kata orang nomor satu di Polres Belawan ini.

Pelaku sudah tiga kali menjalankan aksinya dibeberapa tempat berbeda, menurut keterangan dari pelaku dia hanya kebagian hasil Rp 90 juta, dan pelaku ini juga residivis dalam kasus yang sama.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Candra menambahkan selain pelaku pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berhasil kita amankan yang diduga hasil tindak kejahatan. 2 Unit sepeda motor, 2 unit Hp, Uang tunai Rp 11,2 juta, 3 buah perhiasan emas, 1 buah dompet, buku tabungan, kartu ATM, 1 unit mesin AC dan satu buah baju berwarna merah.

“Kita masih terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya, yang identitasnya sudah kita ketahui,” ujar Jerico.(Robert)