TERKINI:

Lima Pelaku Pembobolan Rumah di Simalingkar 'Digulung' Polisi


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Petugas kepolisian Ditreskrimum Polda Sumut berhasil membekuk para pelaku pembobolan rumah di Jalan Bunga Sedap Malam lX No. 8 Kel. Sempakata Kec. Medan Selayang, Senin (14/10 2019) lalu.

Para pelaku yang berjumlah lima orang tersebut yakni, Nofitra Jonson Tampubolon alias Jonson (34) warga Jalan Bunga Rampai VI Kel. Simalingkar B Kec. Medan Tuntungan, Pinolia Pitalis Perangin-Angin alias Nangin (38) warga Jalan Jalan Karya Bhakti Gg. Subur II No. 31 Kel. Pangkalan Mansyur Kec. Medan Polonia.

Selanjutnya, Syahtol alias Arol alias Ompong (35) warga Jalan Bunga Gardiol, Ladang Bambu, Kec. Medan Tuntungan, Sulaiman Ginting alias Ginting (35) warga Desa Munte Kec. Munte Kab. Karo dan Antony Pandapotan Hutasoit alias Gondrong, warga Jalan Pintu Air Gg. Gaharu Kel. Kwala Bekala Kec. Medan Johor.

"Para pelaku memiliki peranannya masing-masing. Tersangka Jonson berperan sebagai pemantau situasi sekitar rumah korban. Untuk tersangka Nangin berperan mencari rumah yang menjadi target pencurian mereka juga mengemudikan mobil menuju ke lokasi. Sementara itu, tersangka Arol, Sulaiman dan Gondrong berperan sebagai eksekutor sekaligus menyediakan gunting besi guna memotong gembok pagar rumah," jelas Kabis Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK dalam konferensi pers nya, Rabu (30/10/2019) pagi. 

Mantan Waka Polrestabes Medan ini juga menegaskan modus operandi para pelaku dengan cara merusak gembok serta mencongkel pintu rumah korbannya.

"Korban menyadari bahwa rumahnya telah disatroni maling, setelah menerima pesan WhatsApp dari menantunya. Setelah korban membuat laporannya secara resmi di Polsek Sunggal, kita bentuk tim dan melakukan penyelidikan untuk mencari identitas petunjuk para pelaku," tegasnya. 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas, antara lain :

- Uang tunai sebesar Rp 1.600.000,- (satu juta enam ratus ribu rupiah).
- 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario BK 2141 PHB.
- 5 (lima) unit handphone.
- 12 (dua belas) buah jam tangan.
- 1 (satu) unit laptop beserta tas merk Lenovo.
- 1 (satu) unit TV merk Changhong.
- 2 (dua) buah kalung salib.
- 5 (lima) pasang kerabu emas.
- 10 (sepuluh) buah cincin emas.
- 10 (sepuluh) buah gelang emas.
- 2 (dua) buah tas warna Coklat.
- 1 (satu) buah gunting besi.
- 1 (satu) buah pisau.
- 3 (tiga) kunci leter “L”.
- 1 (satu) buah anak kunci leter “L”.

"Atas perbuatannya, tersangka di jerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," pungkasnya.(Robert)