TERKINI:

Bongkar Muat Kayu Ulin Diduga Hasil Ilegal Loging di Pesisir Pantai Ujung Palanro Bebas Beroperasi


KULI-TINTA.COM, SULAWESI SELATAN - Aktifitas ilegal bongkar muat kayu ulin diduga hasil ilegal loging asal Kalimantan, di pesisir pantai ujung Palanro Desa Cilellang dan pesisir pantai Ujungnge Awerrange Desa Batupute Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan, menjadi sorotan publik. 

Sedikitnya 11 pegusaha yang sering melakukan kegiatan bongkar muat Kayu Ulin ini diduga tak mengantongi izin dan dokumen yang sah. Usaha diduga ilegal tersebut berjalan selama puluhan tahun tanpa tersentuh hukum. 

"Seluruh masyarakat sekitar mengetahui betul bisnis ilegal tersebut dan sudah sering dilakukan penindakan oleh pihak aparat kepolisian, namun kandas di tengah jalan seakan pelaku usaha ini 'kebal' hukum. Kami selaku warga negara indonesia yang turut mengawasi dan mengontrol kegiatan tersebut merasa kecewa, karena setiap kami melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, mereka tidak bisa menjawab dengan alasan sebagai bawahan tidak memiliki wewenang dalam memberikan keterangan," jelas salah seorang warga yang tidak ingin namanya dipublikasikan. 

Sementara itu, Juminten salah seorang aktivis perempuan yang kerap memantau kegiatan bongkar muat kayu ulin tersebut menyayangkan sikap pihak kepolisian yang terkesan tutup mata dalam kegiatan bongkar muat kayu ulin diduga ilegal tersebut.

"Sangat kita sayangkan atas pihak kepolisian baik dari Polsek, Polres hingga Polda Sulawesi Selatan yang terkesan tutup mata dalam aktivitas ilegal tersebut. Saya berharap bapak Kapolri melihat dan mengevaluasi kembali bawahannya, terutama Kapolda Sulsel atas temuan ini. Hal ini sudah sangat merugikan orang banyak dan juga negara, tegakkan keadilan yang seadil-adilnya dan jangan biarkan pengusaha tersebut yang semakin merajalela menguras hasil bumi kita tanpa mengikuti aturan yang ada," pungkasnya.(Red)