TERKINI:

3 Tahun Buron, Komplotan Begal Sadis di Medan Tewas Didor Polisi


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan terpaksa tembak mati pelaku begal sadis yang masuk daftar pencarian orang (DPO) berinisial TS alias Tongat (25) warga Jalan Griya II Martubung Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan.

Pelaku ditangkap karena melakukan perlawanan dan merampas senjata api (Senpi) milik petugas, saat dibawa untuk pengembangan mencari barang bukti hasil kejahatannya.

Hal itu disampaikan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto SH SIK MSi didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto SH Sik MH dan Kanit Pidum Iptu M. Said Husein dalam konferensi persnya di RS Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Sabtu (5/10/2019).

Tersangka Tongat diamankan pihak kepolisian, Jum'at (4/10/2019) di sekitar kediamannya, dan telah melakukan aksi kejahatannya sebanyak 27 kali di wilayah Kota Medan serta menjadi buronan sejak 3 tahun yang lalu.

"Tersangka Tongat juga merupakan salah seorang anggota komplotan dari tiga tersangka lainnya yang terlebih dahulu ditangkap pihak kepolisian yakni Rohis, Alex dan Cikape. Saat melakukan aksinya, para tersangka ini tak segan-segan untuk melukai korbannya hingga tewas," kata Dadang.

Ia menegaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari informasi keberadaan tersangka Tongat diketahui di kawasan Martubung, dan informasi tersebut langsung ditindaklanjuti.

"Kemudian personel menuju ke lokasi untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka begal ini. Tak memakan waktu lama, Tim Pegasus Pidum Sat Reskrim berhasil menemukan tersangka yang saat itu sedang mengendarai sepeda motornya. Meski sempat kabur tancap gas karena mengetahui dikejar petugas, namun tersangka berhasil diamankan petugas setelah diberikan tindakan tegas terukur dengan tembakan di bagian kakinya. Setelah ditangkap, petugas selanjutnya melakukan upaya pengembangan dan membawa tersangka ke lokasi pembuangan barang curian di kawasan Medan Tembung," bebernya.

Sayangnya tersangka Tongat ini mendadak melakukan upaya perlawanan dan berusaha merebut senjata api petugas, hingga akhirnya terpaksa ditindak tegas dengan tembakan di bagian dadanya. Tersangka tewas sebelum tiba di RS Bhayangkara Medan untuk diberi pertolongan.

"Keempat pelaku begal ini juga pernah beraksi menjalankan pencurian dan kekerasan di kawasan Jalan MT Haryono Medan, dan mengakibatkan korbannya meninggal dunia," pungkas Dadang.

Inilah daftar lokasi para tersangka beraksi yakni di antaranya, Jalan Juanda Medan, Jalan Sutrisno Medan, Denai Medan, Karakatau Medan, AH. Nasution Medan, Jalan Cemara Medan, Kolonel Yos Sudarso/ Brayan Medan, MT Haryono Medan, Sriwijaya Medan, Gatot Subroto Medan, Sutrisno Medan, AR. Hakim Medan, Jalan Perguruan Medan, SM Raja, Sutrisno Medan, Sutomo Medan, Pandu Medan, Gatot Subroto Medan, Sudirman Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan dan Jalan Abdullah Lubis Medan.(Robert)