TERKINI:

Kepergok Lagi Ngurus SIM di Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan, Residivis Curat Ini 'Dilumpuhkan' Polisi


KULI-TINTA.COM, MEDAN LABUHAN - Kurang dari sepekan, petugas kepolisian Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan berhasil mengungkap pelaku pencurian uang Rp 250 juta milik  PT Surya Mas Metal Prima yang berada di Jl. Yos Sudarso Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kamis (19/09/2019) lalu.

Pelaku yang berhasil diamankan petugas bernama Efendi (36) warga Jalan Boksit, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli. Pelaku terpaksa diberi tindakan terukur, saat mencoba melarikan diri ketika akan ditangkap.

Selain berhasil mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa 1 unit brankas, sebo, tang, kunci pas dan uang tunai Rp 2 juta.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP lkhwan Lubis SH MH didampingi Kapolsek Medan Labuhan AKP Edi Safari SH kepada wartawan, Rabu (25/09/2019), saat melakukan press conference mengatakan pelaku diamankan saat hendak mengurus SIM C di Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan.

"Dari hasil penyeledikan, Efendi ini sudah 3 kali keluar masuk penjara dalam kasus pencurian, resedivis ini ditangkap saat akan mengurus SIM C di Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan," ucap Kapolres.

Lebih lanjut dijelaskan AKBP Ikhwan, pelaku masuk ke dalam kantor perusahaan dengan cara memanjat dan merusak seng. Setelah masuk kedalam, pelaku langsung menuju ruangan tempat penyimpanan brankas uang.

"Pelaku berhasil menggondol uang milik perusahaan sebanyak Rp 250 Juta, lalu pelaku kabur dengan cara merusak pintu kantor tersebut. Pelaku dikenali berdasarkan rekaman  kamera CCTV, yang ada diperusahaan tersebut," cetus orang nomor satu di Polres Belawan ini.

Pihaknya mendapat informasi bahwa tersangka berada di Polres Pelabuhan Belawan untuk mengurus SIM C. Tanpa mengalami kesulitan, akhirnya tersangka diciduk.

"Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku mengaku kalau uang hasil kejahatannya disimpan dirumah kakaknya Vina Widana di Jl. Suryadi Pasar IV Desa Sampali. Namun yang bersangkutan tidak berada dirumah, saat hendak diboyong kembali ke Polsek pelaku mencoba kabur dan melarikan diri sehingga terpaksa ditembak kedua kakinya," jelas Kapolres.

Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari SH menambahkan, Berawal dari laporan Zainal Abidin yang merasa kehilangan uang dikantornya, Kamis (19/09/2019) sekira pukul 07.15 WIB lalu, dan Korban membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan.

"Tersangka ini Residivis, keluar masuk penjara dengan kasus pencurian. Ini sudah yang ke empat kalinya, Efendi dijerat pasal 363 KUHP dan akan diancam hukuman tujuh tahun penjara," tegas mantan Kasat Narkoba Polres Belawan.(Hen/Robert)