TERKINI:

Curi Sepeda Motor Polwan, Dua Pria Ini Diamankan Team Pegasus Polsek Medan Helvetia


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Nasib apes dialami oleh M. Venanda Tasrif alias Arif (21) warga Jalan Budi Luhur Gg. Jambu No. 145 Kel. Sei Sikambing C-II Kec. Medan Helvetia dan Edi Suseno alias Pleno (41) warga Desa Sei Mencirim Dusun V Kec. Kutalimbaru Kab. Deli Serdang. Pasalnya, kedua buruh bongkar muat tersebut diamankan polisi setelah mencuri sepeda motor milik Polwan.

Kepada wartawan, petugas kepolisian Polsek Medan Helvetia melalui Kapolsek, AKP Sah Udur Sitinjak, Sik didampingi Kanit Reskrim Iptu Suyanto Usman, SH, menjelaskan aksi para tersangka. 

"Penangkapan kedua tersangka berdasarkan laporan korban yang merupakan anggota Polri dan tertuang dalam Laporan polisi Nomor : LP / 668 / IX / 2019 / SU/ Polrestabes Medan/ Sek Medan Helvetia tanggal 21 September 2019 pelapor an. Ruth Luciana Manik dan Laporan polisi Nomor : LP / 670 / IX / 2019 / SU/  Polrestabes Medan/ Sek Medan Helvetia tanggal 21 September 2019 pelapor an. OKTAVIANI PUTRI WIDAYANTI atas kehilangan sepeda motor milik korban," jelasnya. 

Lanjutnya, saat melakukan aksinya, Jum'at (20/9/2019) sekira pukul 03.30 WIB dinihari lalu, para tersangka memiliki peranan yang berbeda. 

"Kejadiannya di Mess Polwan, Jalan Amal Luhur Kel. Dwikora Kec. Medan Helvetia. Selain mereka, ada dua tersangka lainnya berinisial NSY dan IRWS alias IW yang belum tertangkap dan berstatus DPO. Awalnya para pelaku berkumpul di kediaman tersangka Arif dan dengan direncanakan oleh tersangka IW untuk melakukan aksi pencurian di Mess Polwan tersebut," benarnya. 

Saat beraksi, ketiga tersangka membagi peranan. Tersangka IW dan NSY berperan sebagai eksekutor dan tersangka Arif sebagai pantau situasi.

"Kedua tersangka IW dan NSY memanjat tembok samping Mess Polwan dan membawa kabur dua unit sepeda motor milik para korbannya. Sukses membawa kabur sepeda motor korban, tersangka IW menyerahkan sepeda motor curiannya kepada tersangka Arif dan ketiganya menjual sepeda motor tersebut kepada tersangka Edi seharga Rp 4 juta," paparnya. 

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka diamankan di Polsek Medan Helvetia. 

"Dari tangan kedua tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Vario BK 3788 HAN, 1 pasang sepatu merek SZ Long, 1 buah kunci, 2 buah anak kunci L, 1 bilah senjata tajam/sangkur serta 1 unit sepeda motor honda beat tanpa plat. Keduanya dijerat Pasal 363 & 481 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," pungkasnya.(Robert)