TERKINI:

Soal Polisi Bebaskan Pelaku Perampokan Bersajam, Ini Jawaban Kapolsek Medan Labuhan


KULI-TINTA.COM, LABUHAN DELI - Tersiar kabar dari salah satu media online adanya tindakan petugas kepolisian Polsek Medan Labuhan melepaskan salah seorang pelaku perampokan di Jalan Veteran Pasar VIII Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli dipulangkan menjadi sorotan hangat. 

Dalam pemberitaan tersebut dikabarkan pria berinisial DIM (29) ini mengalami gangguan kejiwaan. Hal tersebut dikuatkan lagi dengan adanya surat dari Departemen Sosial yang menyatakan bahwa ia pernah ditampung di Dinas Sosial dan sudah dikeluarkan dari Dinas Sosial.

"Selain mengalami gangguan kejiwaan, korbannya juga sudah mencabut pengaduannya kembali. Jadi rencananya, ia (DIM-red) mau kita dikembalikan ke pihak keluarga,” jelas Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edi Safari ketika ditanyai wartawan, Rabu (7/8/2019) seperti yang disiarkan oleh media online mimbarrakyat.id.

Terpisah, ketika kru media online www.kuli-tinta.com melakukan konfirmasi terhadap pemberitaan tersebut, mantan Kasar Narkoba Polres Pelabuhan Belawan ini sontak terkaget dan membantah informasi tersebut. 

"Saya tidak ada buat keterangan kepada siapapun kalau pelaku pernah sakit jiwa dan korban mencabut laporannya," tegas Edi kepada wartawan. 

Bahkan dirinya menjelaskan bahwa pelaku masih di tahan. 
"Pelaku masih di tahan dan korban belum ada berdami dengan pelaku. Korban belum ada mencabut laporannya," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, seorang pelaku kejahatan jalanan bersajam diamuk massa di Jalan Veteran Pasar VIII Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli, Senin (5/8/2019) sore.

Tak sampai disitu, massa yang kesal juga menelanjangi pelaku hingga bugil tanpa sehelai benang pun. Usai ditelanjangi pelaku lalu dibawa ke Polsek Medan Labuhan.

Informasi dihimpun wartawan, dalam aksinya pelaku melakukan aksinya bersama seorang temannya berinisial ROB (27) dengan mengendarai sepedamotor Suzuki Satria FU.

Pelaku DIM yang berboncengan dengan ROB melintas di lokasi dan melihat sepasang remaja sedang berhenti di depan sebuah ruko kosong.

Pelaku DIM langsung menghampiri pasangan sejoli tersebut. Begitu berhasil mendekati sepasang kekasih tersebut, DIM meminta uang sebesar Rp 50 ribu sambil menodongkan pisau kearah pasangan sejoli tersebut.

Namun, aksinya gagal setelah korban berteriak minta tolong, warga yang ramai mendengar langsung menghajar DIM hingga babak belur dan kemudian mengaraknya ke kantor polisi.(Robert)