TERKINI:

Hidup Sebatang Kara, Nenek Berusia 102 Tahun Dikunjungi Kapolres Pelabuhan Belawan


KULI-TINTA.COM, BELAWAN - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H Ikhwan Lubis SH MH beserta Ketua Bhayangkari Cabang Polres Pelabuhan Belawan Ny Henny Ikhwan Spd Mpd dan Pejabat Utama yakni Kabag OPS Kompol H Erinal SH MH, Kabag Sumda Kompol Sri Pinem SH. M.Kn, Kasi Propam IPDA Yos Safat, Kapolsek Belawan Safaruddin Tama Siregar SH, Kanit Polsek Belawan Iptu Reza SH menyambangi rumah salah satu nenek yang hidup sebatang kara. 

Turut serta mengikuti kegiatan, yakni Tim Lion Club Angkasa Medan, Tim Medan Cambridge, Kepling lingkungan 20 Kampung Nelayan Seberang Sarawiyah dan Insan Pers beranjangsana ke kediaman Nek Arbaiyah atau yang akrab di panggil Nek Bidan wanita yang berusia 102 tahun dan tinggal sebatang kara di kampung Nelayan Seberang lingkungan 20 Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Sumatera Utara, Senin (12/8/2019) sore sekira pukul 15.00 Wib.

Kunjungan tersebut dilaksanakan karena adanya informasi bahwa ada warga di wilayah hukumnya hidup di bawah garis kemiskinan dan uzur, hidup sebatang kara sudah puluhan tahun tanpa ada sanak dan family.

“Tak terbayangkan betapa mirisnya hati melihat situasi hidup nenek Arbaiyah, Beliau tinggal sebatang kara di rumah yang berdindingkan tepas yang menyeberangi lautan dan diatas laut ketika air pasang naik Rumahnya nyaris terendam air pasang,” ujar Kapolres.

Di kesempatan yang sama Kepling Lingkungan 20 Kampung Nelayan Seberang Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan Sarawiyah mengatakan mewakili masyarakat sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih serta bangga kepada kepolisian, atas kepedulian Kapolres Pelabuhan Belawan kepada masyarakat miskin.

“Harapan kami kepada Pemerintah maupun para dermawan mengharapkan uluran tangan untuk dapat kiranya membantu Nek Arbaiyah,” ucap Sarawiyah.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH. MH bersama ibu Bhayangkari dan Tim Lion Club Angkasa Medan serta tim Medan Cambridge memberikan bantuan berupa Tali Asih Sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan yang mendalam kepada nek Arbaiyah.(Robert)