TERKINI:

Perhatikan Wajahnya, Kedua Pria Ini Pemeras Sadis di Helvetia


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Kerap meresahkan masyarakat, membuat petugas kepolisian unit Reskrim Polsek Medan Helvetia bergerak cepat dan mengamankan dua pelaku pemerasan.

Keduanya yakni, Chandra Pradinata Munthe (32) warga Jalan Sei Wampu Baru Pasar II Kelurahan Babura Kecamatan Medan Baru dan Roy Chandra Simaremare (32) warga Jalan Danau Poso No. 2-B Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat.

"Kedua tersangka kita amankan berdasarkan laporan korbannya yang tertuang dalam Lp/ 182/ III / 2019/ SU/ POLRESTABES MEDAN/ SPK MEDAN HELVETIA. Keduanya beraksi di salah satu bangunan ruko yang terletak di Jalan Gaperta ujung depan Oke Supermarket Kel Tanjung gusta Kec Medan Helvetia, Selasa (12/3/2019) lalu. Berdasarkan laporan tersebut tim pegasus Polsek Medan Helvetia melakukan penyelidikan," jelas Panit Idik I Reskrim Polsek Medan Helvetia Iptu Sahri Sebayang SH, kepada wartawan, Selasa (18/5/2019) siang.

Di tempat yang berbeda, pelaku dengan arogannya kembali melancarkan aksinya, Sabtu (15/6/2019) sore di Komplek Perumahan The Mansion. Kali ini, pelaku Chandra Munthe hendak masuk ke dalam komplek untuk meminta uang pasir. Aksi pelaku pun sempat terhalang oleh security komplek.

"Pelaku sempat di larang masuk oleh security, pada saat itu pula pelaku mengancam Security Kompleks The Mansion dengan menggunakan sebilah pisau sambil mengancam 'Jangan macam-macam, mati nanti kau'. Setelah mengancam, pelaku pergi meninggalkan komplek dan kembali ke komplek tersebut sekira pukul 18.30 WIB bersama rekannya Roy Chandra. Saat itu pula Security menghubungi petugas Polsek Medan Helvetia dan tim langsung sigap dengan mendatangi lokasi dan mengamankan kedua pelaku," bebernya.

Melihat petugas, pelaku pun memilih langkah seribu. Beruntung, petugas dengan sigap dapat menangkap keduanya.

"Setelah kita lakukan interogasi, keduanya mengaku telah melakukan aksi serupa sebanyak empat kali di lokasi yang berbeda tepatnya di wilayah hukum Polsek Medan Helvetia. Setiap beraksi, keduanya selalu mengancam korbannya baik pekerja bangunan maupun Security dengan senjata tajam jenis pisau dan parang," tegasnya.

Keempat lokasi beraksinya pelaku :

a. Lp/ 578 / VIII/ K / 2018/ Spkt / Helvetia. tgl 11 Agustus 2018.an Pelapor : Sinar Juanto putra Daeli.

b. Lp/ 106/ K/ II / 2019/ Spkt / sek Medan helvetia.tgl 18 Februari 2019 an Pelapor : Yusri

c. Lp/ 120/ K / 2019/ Spkt / Sek Medan Helvetia.tanggal 22 Februari 2019 an.Pelapor : Petrus Simangunsong.

"Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku kita jerat dengan pasal 368 KUHPidana dengan acaman hukuman 9 tahun," pungkasnya.(Robert)