TERKINI:

Ini Dia Pelaku Penikaman Pengemudi Mobil di Medan Polonia


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Meski sempat bersembunyi selama 13 hari, tak menyurutkan semangat petugas kepolisian Polsek Medan Baru bersama Ditreskrimum Polda Sumut untuk menangkap pelaku penikaman di Jalan Karya Sejati, Kecamatan Medan Polonia, Rabu (12/6/2019) malam lalu.

Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/1009/VI/2019/SU/Polrestabes Medan/Medan Baru, tanggal 12 Juni 2019. Kedua pelaku yakni, Vishal (19) dan Siwa Perbu (20) warga Jalan Karya Sejati No. 31 Medan Polonia tak dapat berbuat banyak saat petugas kepolisian gabungan mengamankan keduanya.

"Kejadian tersebut bermula saat korban Pitra Dwi Dahana Sukasman (26) bersama istrinya Maya Purnama Sari (29) mengendarai mobil melintas di Jalan Karya Sejati dan hampir menyenggol kedua pelaku yang sedang berdiri di dekat lapangan volly sekitar lokasi. Disaat itu lah keduanya tak senang dan memukul bagian samping pintu mobil korban hingga memicu perkelahian," ungkap Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip A. Purba SH kepada wartawan.

Tak senang mobilnya dipukul, membuat pasutri ini turun dari mobilnya dan menghampiri kedua pelaku. Perdebatan pun terjadi hingga akhirnya salah satu pelaku menghujamkan tikaman dengan menggunakan pisau ke arah korban hingga mengalami luka robek pada leher bagian kiri dan dada sebelah kanan.

"Sewaktu korban turun untuk mempertanyakan hal tersebut, korban sempat memukul pelaku yang bernama Vishal. Melihat itu, pelaku Siwa Perbu membantu temannya dan menyerang korban secara bersama-sama. Akhirnya, pelaku Vishal mengambil sebilah pisau lipat warna hitam yang telah dikantongi nya dan menikam korban. Melihat korban tersungkur, kedua pelaku melarikan diri," bebernya.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas kepolisian mengetahui keberadaan pelaku di salah satu rumah kost, Jalan Muara Takus, Medan, Selasa (25/6/2019). Usaha petugas pun membuahkan hasil dan memboyong keduanya ke Polsek Medan Baru.

"Kedua pelaku kita tangkap tanpa perlawanan. Setelah kita lakukan interogasi, motif dari kejadian tersebut dikarenakan kedua pelaku tidak menerima saat korban hampir menabrak keduanya. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya dijerat dengan Pasal 170 Subs 351 (2) KUHPidana, dengan ancaman hukuman 9 Tahun Penjara," pungkasnya.(Robert)