TERKINI:

Diberitakan Soal 'Mandulnya' Polsek Percut Sei Tuan, Ini Tanggapan Kanit Reskrim


KULI-TINTA.COM, PERCUT - Pasca diberitakan soal lemahnya unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dalam melakukan pengungkapan terhadap tahanan yang kabur beberapa waktu lalu, akhirnya Kanit Reskrim Iptu MK Daulay SH angkat bicara.

Kepada wartawan, Daulay mengaku bahwa pihaknya masih melakukan pencarian terhadap tersangka yang kabur di pintu keluar tol Lubuk Pakam.

"Klu yang kabur di pintu keluar tol Lubuk Pakam, sampai sekarang masih dalam pencarian dan semua nya sudah diperiksa oleh Propam Polrestabes Medan terkait itu. Mulai dari Kapolsek Kompol Faidil Zikri, Waka Polres, saya sendiri selaku Kanit Reskrim serta Panit saya juga dan yang Pawas pada saat itu, anggota yang mengawal dan juga yang memberkas tahanan tersebut," bebernya.

Namun, dirinya mengaku tidak tau menahu soal seorang wanita yang tersisa dalam insiden kaburnya 12 tahanan di masa kepemimpinan Kompol Lesman Zendrato.

"Kalau tersangka wanita ini saya tidak tau bro, karena saya belum di Percut pada saat kejadian," tegasnya.

Dirinya juga menjabarkan beberapa hambatan yang dialami dalam mengungkap tahanan yang kabur tersebut.

"Hambatannya sampai sekarang adalah kita tidak tau keberadaannya karena tidak pernah pulang lagi ke rumahnya. Saya meminta bantuan dari masyarakat sekitar bila melihat dan mengetahui keberadaan mereka, silahkan melaporkan ke kantor polisi terdekat atau pun langsung ke kantor Polsek Percut Sei Tuan," harapnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, baru-baru ini dikabarkan penyidik unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan diduga melepaskan seorang pengedar narkoba, kali ini kasus dua tahanan kabur kembali menjadi perbincangan hangat.

Masih ingatkah dengan kaburnya 12 Tahanan Polsek Percut Sei Tuan, Jum'at (30/12/2016) lalu? Kaburnya tahanan tersebut diduga kuat akibat petugas piket jaga yang tertidur diantaranya Aiptu A Manurung dan Brigadir Putra Surbakti, serta petugas piket SPKT Bripka C Lubis dan Bripka CH Naibaho.

Para tahanan ini kabur dengan cara menggergaji jeruji besi ventilasi ruang tahanan. Seiring berjalannya waktu, petugas gabungan Satreskrim Polrestabes Medan berhasil menangkap 11 dari 12 tahanan yang kabur.

Hingga saat ini, satu tahanan tersebut yang diketahui bernama Kasima Handayani warga Jalan Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan belum berhasil di tangkap.

Sementara itu, kasus tahanan kabur lainnya terjadi saat satu tahanan tersangka narkoba yang hanya dikawal dua personil polisi wanita (Polwan) Polsek Percut Sei Tuan, berhasil kabur dari dalam mobil saat hendak keluar dari pintu Tol Lubuk Pakam, Deli Serdang, Kamis (16/8/2018) siang lalu.

Informasi yang dihimpun, adapun inisial tersangka tersebut yakni OH merupakan warga Desa Sei Rotan, Percut Sei Tuan yang terlibat dalam kasus narkoba yang diamankan polisi dan sempat ditahan beberapa waktu lalu di RTP Polsek Percut Sei Tuan.

Siang itu dengan menggunakan mobil pribadi dua personil polisi wanita (Polwan) yakni Aiptu Cut Nurhayati dan Aiptu Heni Wijaya membawa tersangka OH, hendak dikirim ke rumah tahan Lubuk Pakam, Deli Serdang.

Lantas, dari markas komando Polsek Percut Sei Tuan mobil pribadi yang didalamnya hanya tiga orang termasuk tersangka, masuk dari pintu gerbang Tol Bandar Selamat, Medan Tembung menuju Lubuk Pakam Deli Serdang.

Apes bagi kedua Polwan tersebut, ketika mobil sampai dipintu keluar Tol Lubuk Pakam dan disaat Aiptu Cut Hayati hendak membayar uang jasa jalan Tol, tersangka yang melihat besarnya peluang karena hanya dikawal oleh dua personil Polwan, yang sudah paruh baya itu tersangka OH, bergegas kabur keluar dari dalam mobil. Sontak peristiwa itu membuat panik kedua personil Polwan itu hingga tersangka berhasil kabur.

Saat kru media www.kuli-tinta.com, melakukan konfirmasi terhadap Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu MK Daulay via pesan WhatsApp belum memberikan keterangan apapun.(Robert)