TERKINI:

Tokoh Pemuda Medan Utara Apresiasi Kinerja TNI-Polri Dalam Pengamanan Pemilu 2019


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Dukungan terhadap petugas gabungan dari TNI-Polri terus berdatangan. Hal ini menyusul petugas yang berhasil mengamankan situasi pasca penetapan hasil pemilu 2019, meskipun sempat terjadi ketegangan saat 22 Mei lalu.

Apalagi kericuhan oleh sejumlah massa tersebut dinilai membuat sistem dan tatanan demokrasi menjadi kurang harmonis dan cenderung berakhir dengan tindakan anarkis yang dilakukan oleh sekelompok oknum perusuh tersebut.

Tokoh Pemuda Kecamatan Medan Marelan Bambang Sani yang lebih akrab disapa Mas Bambang mengapresiasi kinerja Polri dan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada pelaksanaan dan pasca pemilu presiden, legislatif dan anggota DPD RI di seluruh Indonesia khususnya wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Menurut Bambang, didalam menangani aksi kerusuhan, TNI-Polri yang dibantu warga dengan sigap menangani sekelompok massa yang membuat kerusuhan. Sehingga, prosesi pemilu 2019 ini dapat berjalan dengan tertib dan kembali kondusif.

“Tentu ucapan terima kasih dan apresiasi kita kepada aparat keamanan TNI-Polri yang telah menjaga berjalannya pesta demokrasi ini dengan kondusif dan baik,” ujar Bambang saat ditemui dikediamannya, Senin (27/5/2019).

Kondisi aman dan damai itu, Lanjut Bambang, selain kesadaran masyarakat, juga karena kinerja dan profesionalitas pihak keamanan Polri dan TNI dalam mengawal pemilu 2019 ini. 

Ketegasan Polri maupun TNI juga dipandang sebagai hal positif dalam penyelenggaraan pemilu 2019, sehingga semua berjalan baik, aman dan lancar.

Bambang juga berharap agar semua komponen Bangsa saat ini terus mendorong rekonsiliasi dua kutub yang bersaing memperebutkan kursi kepemimpinan negeri ini, mulai dari tokoh-tokoh lintas agama, tokoh pemuda, mahasiswa, dan semua komponen masyarakat mendorong agar terciptanya keharmonisan Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih untuk menjalankan mandatnya. Kita tetap harus waspada dan tidak terprovokasi oknum-oknum yang sengaja ingin Indonesia terpecah.


“Mari bersama kita lupakan perbedaan dan saatnya bergandengan tangan untuk kesuksesan keberlanjutan pembangunan di Indonesia yang kita cintai ini,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan, Indonesia adalah negara yang berdaulat dan demokrasi serta sudah memiliki mekanisme resmi untuk menyelesaikan semua permasalahan, tak terkecuali terkait pemilu. 

“Seluruh masyarakat khususnya para pemuda untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban terlebih saat ini adalah bulan Ramadhan,” pungkasnya.(Robert)