TERKINI:

Kompak Nyuri Sepeda Motor di Kost-kostan, Abangnya Ketangkap & Adiknya (DPO)


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Sukses membawa kabur sepeda motor Honda Beat BK 3772 AEZ warna putih hasil curiannya, apes bagi Wira Hardi Wardana (25) yang keburu tertangkap oleh petugas kepolisian yang sedang melakukan patroli di lokasi.

Awal cerita, bersama sang adik yang diketahui bernama Ramadhan Hardi Perdana (DPO), pelaku melakukan aksinya dengan mencuri sepeda motor yang tengah terparkir di salah satu kost-kostan di Jalan Jamin Ginting Gg. Arif, Medan, Sabtu (18/5/2019) sore sekira pukul 18.00 WIB.

Kedua bersaudara ini pun langsung membawa kabur sepeda motor milik Nureva Yanti (31) warga Dusun Purwosari Pasar II, Kecamatan Bilah Hilar, Kabupaten Labuhan Batu.

"Saat kejadian, korban berkunjung ke kost adiknya untuk berbuka puasa bersama. Tersadarnya korban saat hendak melaksanakan sholat Maghrib melihat sepeda motornya tidak lagi berada di parkiran depan kamar kost adiknya itu. Dengan rasa cemas, korban berusaha mencari kesekitar kost untuk mancari sepeda motornya," jelas Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip Purba, kepada wartawan.

Usaha korban untuk kembali mencari sepeda motornya pun membuahkan hasil, berkat informasi yang diberikan oleh warga sekitar mengarahkan korban kepada pelaku sebenarnya.

"Saat itu tim unit Reskrim Polsek Medan Baru sedang melakukan patroli dan berhasil mengamankan tersangka yang saat itu diketahui gerak-geriknya mencurigakan. Dari pengakuan tersangka, dirinya turut melancarkan aksinya bersama sang adik kandung yang kini berstatus DPO. Modus yang dilakukan oleh pelaku ialah, sang adik mengangkat ban depan sepeda motor korban dan si pelaku ini mendorong dari belakang hingga bergeser sejauh 7 meter. Saat itu pula, pelaku merusak kunci kontak sepeda motor korban," bebernya.

Sukses merusak kunci sepeda motor korban, sang adik pun membawa kabur sepeda motor tersebut ke daerah Marelan.
"Atas Laporan  Polisi  Nomor  : LP/847/V/2019/SU/Polrestabes Medan/Medan Baru, tanggal  18 Mei 2019. Wira pun dipersangkakan dengan Pasal 363  KUHPidana, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, sementara adiknya masih dalam pengejaran," pungkasnya.(Robert)