TERKINI:

Gerah Diberitakan, Pria Mengaku Keluarga Pelaku Pencabulan Dibawah Umur Ancam Wartawan


KULI-TINTA.COM, BELAWAN - Kasus pencabulan dibawah umur yang terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan terus bergulir. Ditengah-tengah upaya kru media melakukan konfirmasi terhadap terlapor ternyata mendapatkan perlawanan.

Melalui sellularnya, saat kru media melakukan konfirmasi terhadap Dodi Siregar dirinya tak banyak berkomentar dan terkesan takut dengan langsung mematikan panggilan sellular dari wartawan.

Tak berapa lama, pria lain mengaku bernama Usuf Siregar yang disebut sebut sebagai saudara pelaku ini pun kembali menghubungi wartawan dan memberikan ancaman.

"Kau tengok aja lah kalau kau berani naikkan beritanya. Itu saudaraku, dia sudah minta maaf dan sudah mau berdamai," ungkap Usuf dengan nada menantang dan langsung menutup panggilan sellularnya. 

Seperti diketahui sebelumnya, bak di sambar petir, Evalam pun langsung mempertanyakan hal tersebut kepada pelaku. Saat itu pula, pelaku tidak mengakui perbuatannya. Merasa kesal dengan perbuatan pelaku, ibu korban langsung mendatangi Mapolres Pelabuhan Belawan untuk melaporkan perbuatan pelaku dengan Nomor STTLP : LP / 123 / IV / 2019 / SPKT Terpadu tanggal 17 April 2019.

Setelah Ibu korban membuat laporan Polisi, pelaku mencoba membujuk orang tua korban dengan permohonan maaf dan mengaku khilaf telah melampiaskan nafsu bejatnya kepada anak angkatnya yang masih duduk di bangku kelas 2 SD.

"Setelah saya buat laporan, pelaku dan keluarganya minta maaf sama saya dan mau ngajak damai dengan iming-iming memberikan uang tunai Rp 5 juta, tapi saya gak mau bang, saya juga akan melaporkan masalah ini ke KPAI, saya juga memohon kepada abang wartawan dan pihak kepolisian agar membantu saya supaya laporan kami ditindaklanjuti, dan kami harap pelaku segera ditangkap," pungkasnya.(Robert)