TERKINI:

Cek Harga dan Kesediaan Bahan Pokok Jelang Puasa, Wali Kota Medan Tinjau Pasar Tradisional & Modern



KULI-TINTA.COM, MEDAN - Jelang sepekan memasuki  bulan suci Ramadhan 1440 H, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  meninjau Pasar Tradisionil Sei Sikambing dan Pasar Modern Brastagi Supermarket di Jalan Gatot Subroto Medan,  Senin (29/4/2019). Selain mengecek harga, peninjauan juga dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok mencukupi. Dengan demikian masyarakat, terutama umat Islam tenang dalam menyambut datangnya bulan yang penuh kemuliaan tersebut.

Peninjauan dilakukan Wali Kota bersama unsur Forkopimda Kota Medan diantaranya Dandim 0201/BS Kol Inf Yuda Rismansyah, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhawan Lubis, perwakilan dari Polrestabes Medan dan Kejari Medan, Asisten Ekbang Khairul Syahnan, sejumlah  pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta Kabag Humas Ridho Nasution.

Melalui peninjauan yang dilakukan tersebut dapat diketahui kondisi harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisionil maupun modern.  Sebab, ada kencendrungan harga bahan kebutuhan pokok merangkak naik jelang datangnya  hari besar keagamaan, salah satunya bulan puasa.  Dengan demikian Pemko Medan melalui OPD terkait dapat melakukan langkah-lagkah antisipasi  sehingga harga bahan kebutuhan pokok relatif stabil.

Wali Kota beserta rombongan mengawali peninjauan di Pasar Tradisionil Sei Sikambing. Harga bahan kebutuhan masih relatif stabil, kenaikan harga hanya terjadi pada beberapa komiditi seperti gula putih yang kini harga jualnya menjadi Rp12.500/kg, sebelumnya hanya Rp 11.500/kg. Berdasarkan pengakuan  Udin MS (52), salah seorang pedagang, kenaikan gula terjadi karena kekosongan barang di gudang.

Kemudian cabai merah, harganya mulai pedas dari Rp 36.000/kg kini mulai merangkak naik sehingga dijual kepada masyarakat di kisaran Rp 38.000-Rp 40.000/kg. Diikuti cabai hijau, harga jualnya kini Rp 28.000/kg, sedang sebelumnya hanya Rp 24.000/kg. Kemudian tomat, harga jual di pasaran naik Rp 1.000/kg  dari Rp 12.000/kg kini menjadi Rp 13.000/kg.

“Kenaikan terjadi mulai hari ini,” beber Jeni (48), salah seorang pedagang sayur kepada Wali Kota.

Meski harga sejumlah komiditi mulai merangkak naik namun  ada juga yang mengalami penurunan, sebut saja  bawang putih, sebelumnya dijual dengan harga Rp 51.000/kg, kini turun menjadi Rp 48.000/kg. Begitu juga dengan bawah merah, mengalami penurun sebesar Rp 4.000/kg karena harga sebelumnya sebesar Rp 36.000/kg kini menjadi Rp 32.000/kg.

Sedangkan harga daging masih relatif stabil, belum ada kenaikan. Berdasarkan pengakuan sejumlah pedagang dari los (tempat penjual) daging, harga daging sapi masih stabil di kisaran Rp 110.000/kg.  Begitu juga dengan harga daging kambing, tetap stabil Rp 85.000/kg. Mereka memprediksi kenaikan harga daging baru terjadi tiga hari jelang bulan puasa.

“Kemungkinan harga daging sapi bisa naik di kisaran Rp 120.000-Rp 130.000/kg,” ungkap salah seorang pedagang daging sapi.

Dari hasil peninjauan yang dilakukan, Wali Kota melihat harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisionil masih relatif stabil. Meski demikian Wali Kota mengakui ada kenaikan seperti cabai merah, gula pasir, cabai hijau dan tomat. Meski demikian kenaikan yang terjadi masih relatif aman dan tidak terlalu signifikan.

 “Untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga, kita bersama instansi terkait akan melakukan operasi pasar.  Dengan operasi pasar yang akan dilakukan, insya Allah harga bahan kebutuhan pokok yang sempat naik dapat  turun kembali. Di samping itu pasokan stok bahan kebuthan pokok akan terus disuplai ke pasar guna mencegah terjadinya kelangkaan. Sebab, stok bahan kebutuhan pokok kita aman hingga 3 bulan ke depan,”  kata Wali kota.

Selanjutnya guna mengantisipasi terjadi penimbunan barang, jelas Wali Kota, Tim Satgas Pangan akan diturunkan  untuk melakukan pengawasan di seluruh pasar tradisionil  di Kota Medan, termasuk seluruh distributor.

“Jangan lakukan penimbunan, sebab stok bahan kebutuhan pokok di Kota Medan dipastikan aman,” tegasnya.

Tidak itu saja sambung Wali Kota,  Pemko Medan dalam rangka untuk mengendalikan harga bahan pokok tetap aman akan membuka pasar murah di 151 kelurahan di Kota Medan. Ditegaskan Wali Kota, harga bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasdar murah itu jauh relatif lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran.

Usai meninjau Pasar Tradisionil, Wali Kota beserta rombongan selanjutnya melakukan pengecekan harga di Pasar Moder Brastagi. Hal itu dilakukan untuk membandingkan harga jual bahan kebutuhan pokok di pasar tradisonil dengan pasar modern. Dari hasil peninjauan terjadi perbedaan harga, seperti harga daging sapi Rp 139.900/kg, ayam boiler Rp 36.900/kg dan ayam kampung Rp 69.900/ekor.

Perbedaan harga ini terjadi karena  daging sapi maupun ayam dijual dalam bentuk telah dikemas dengan baik. Sedangkan harga bahan kebutuhan pokok lainnya seperti tepung terigu, minyak goreng, gula pasir juga masih relatif stabil dan belum ada menunjukkan tanda-tanda kenaikan.(Robert)