TERKINI:

Beroperasi Selama 2 Tahun, Bisnis Perjudian Tembak Ikan Komplek Graha Indah Kisaran Beromzet Ratusan Juta Perbulan


KULI-TINTA.COM, ASAHAN - Bisnis perjudian modus game ketangkasan tembak ikan ternyata merupakan bisnis yang menjanjikan. Bagaimana tidak? Omzet yang mereka dapatkan mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

Hal tersebut pun terungkap saat kru media ini melakukan wawancara terhadap salah seorang pemain dilokasi.

"Kalau satu orang pemain dalam waktu kurang dari tiga menit dapat menghabiskan uang minimal Rp 50 ribu, kita kalikan aja berapa jam mereka beroperasi dan kalikan dengan jumlah pemain nya. Kalau kita prediksi, perhari bisa mencapai belasan juta rupiah bang," beber narasumber terpercaya yang tidak ingin namanya di publikasikan kepada wartawan.

Lanjutnya, bisnis ilegal tersebut pun telah beroperasi selama dua tahun dan disebut-sebut diprakarsai oleh turunan Tionghoa.

"Kurang lebih dua tahun sudah beroperasi bang dan yang punya usaha ini kabarnya orang Tionghoa, namun yang di tonjolkan disini adalah salah satu masyarakat sini berinisial HAS untuk mengelola sekaligus membackup usahanya ini," bebernya.

Sementara itu, warga lainnya berharap pihak kepolisian segera menindak lokasi perjudian tersebut.

"Memang saat ini bapak polisi sedang sibuk mengurusi Pemilu 2019 ini, namun penyakit masyarakat ini juga perlu di berantas. Jangan kotori Kota Kisaran ini dengan perjudian yang haram hukumnya di mata agama dan yang juga dilarang oleh negara, kan ada undang-undang yang telah mengatur tentang perjudian," ketus Sulaiman kepada wartawan.

Seperti pemberitaan sebelumnya, menyikapi kabar adanya lokasi perjudian di dalam Komplek Graha Indah Kisaran, Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu angkat bicara dan berjanji akan menindak lokasi tersebut.

"Masih dalam penyelidikan, bila ada praktek perjudian akan kami tindak. Tks atas infonya," jelas Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu, kepada wartawan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna menegaskan akan segera menindak bisnis ilegal tersebut.
"Oke bang, akan saya lakukan lidik," singkatnya.(Johari)