TERKINI:

Omzet Belasan Juta Rupiah Perhari, Aktifitas Perjudian Ini 'Kebal' Hukum


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Tak habis akal untuk mengelabui petugas atas bisnis ilegal berbasis perjudian dengan modus game ketangkasan tembak ikan dengan iming-iming berhadiah barang elektronik, membuat pengelola berinisial JO alias AK 'Kebal' Hukum.

Bisnis perjudian Lucky Zone yang terletak di Jalan Marelan Raya Pasar 3 Kecamatan Medan Marelan. dengan iming-iming beragam hadiah menarik kini menjadi modus operandi yang dilakukan oleh pengelola untuk mengelabui petugas kepolisian.

Bahkan, bisnis perjudian tersebut sangat menjanjikan hingga memperoleh omzet belasan juta per hari.


"Bisa berpenghasilan belasan juta perhari bang. Bayangkan saja, perorang bisa menghabiskan uang Rp 100 ribu per menit. Bisa abang bayangkan dalam sehari berapa perputaran uang disini. Uang Rp 50 ribu paling kecil untuk beli peluru nya bang, habisnya pun sebentar aja paling lama satu menit," beber narasumber terpecaya yang tidak ingin namanya di publikasikan.

Lanjutnya, selama beroperasi, dirinya tidak pernah melihat petugas kepolisian masuk ke dalam lokasi tersebut.
"Mudah-mudahan lah, sejauh ini polisi belum ada masuk ke dalam bang, ataupun melakukan penggerebekan," tegasnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, meskipun pada praktiknya game ketangkasan tembak ikan menjadi media nya, para pengelola tak habis akal untuk melancarkan bisnis yang ia kelola terindikasi perjudian.

"Seperti biasalah bang, game judi tembak ikan ini. Tapi, disini gak langsung kasi uang tunai jika kita menang. Namun, total kemenangan nanti di kalkulasikan atau disesuaikan dengan beragam hadiah," beber salah seorang narasumber yang tak ingin namanya disebutkan kepada kru media.

Bisnis perjudian model baru tersebut pun diketahui sudah beroperasi selama dua bulan.
"Baru dua bulan berjalan bang. Ramai pengunjung bermata sipit dan di malam hari baru ramai," bebernya.

Pantauan kru media saat melakukan investigasi di lokasi, tampak spanduk Lucky Zone dengan menawarkan hadiah menarik terpampang di atas gedung ruko tersebut.(Robert)