TERKINI:

Kapolres Pelabuhan Belawan Gelar Sosialisasi & Mediasi Soal Aksi Protes Warga Terhadap Rumah Ibadah


KULI-TINTA.COM, BELAWAN - Aksi protes warga terkait rumah pribadi dijadikan rumah ibadah tanpa adanya surat izin beberapa hari yang lalu diantisipasi cepat oleh Polres Pelabuhan Belawan dengan menggelar sosialisasi dan mediasi kerukunan umat beragama, Selasa (15/1/2019) pagi sekira pukul 09.30 WIB.

Kegiatan sosialisasi ini pun dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H. Ikhwan Lubis SH MH didampingi Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto SH SIK MH, Camat Medan Labuhan Arrahmah Panel, Lurah Besar Robby, Pendeta GBI Jan Fransman Saragih SThK, Tokoh Agama dan warga Griya Martubung.

Dalam arahannya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H Ikhwan Lubis SH MH mengatakan pertemuan ini diadakan guna mencari solusi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang Kondusif atas adanya permasalahan yang timbul di masyarakat terkait keberadaan rumah Ibadah Gereja di Blok 8 Lingkungan 20 Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan.

“Saya juga ingatkan para awak media agar menyajikan berita yang berimbang dalam persoalan ini atau tidak berat sebelah sehingga dapat memberikan informasi yang sejuk dan bukan provokasi atau menyebar berita Hoax,” ungkap Ikhwan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto SH SIK MH menegaskan bahwa pihaknya jauh hari sebelumnya sudah membuat pencegahaan guna menjaga Kamtibmas.

“Tidak ada aksi penyerangan pada saat kejadian, melainkan hanya aksi unjuk rasa warga,” tegas Rosyid.

Rosyid juga menambahkan bahwa dirinya memiliki hak memberikan penjelasan pada publik guna menciptakan situasi yang kondusif yang sifatnya menenangkan warga.

"Keberadaan lokasi Gereja disana tak layak sesuai tata ruang karena letaknya berada persis dalam komplek perumahan makanya kami setuju dan mendukung dicari lokasi baru yang lebih layak lagi dan kita siap memfasilitasinya,” tambah Rosyid.

Pada kesempatan yang sama, Camat Medan Labuhan Arrahman Panel mengatakan pertemuan ini adalah untuk mencari solusi serta perdamaian diantara warga.
"Kami dari pihak Kecamatan tidak ada yang mempersulit urusan izin rumah ibadah maupun sekolah,” kata Camat.

Usai pertemuan, acara diakhiri dengan sepakat menjalin perdamaian dan tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif.(Robert)