TERKINI:

Jual Barang Expired, Indomaret Dilaporkan ke BPSK


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Gerai Indomaret dibawah naungan PT. Indomarco Prismatama kembali tercoreng. Kali ini salah satu gerai Indomaret yang berada di Jalan Mangaan Pasar II Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli menjual salah satu produk yang telah melewati masa expired.

Hal tersebut pun terkuak saat Hendra Hartanto (34) mengunjungi gerai tersebut, Rabu (7/11/2018) lalu. Bersama sang istri, Hendra pun membeli sebungkus rokok Sampoerna Avolution Mint untuk dirinya.

"Saat itu saya langsung meninggalkan lokasi tanpa melihat masa expired bungkus rokok tersebut. Sudah sempat terhisap 3 batang baru saya merasakan rokok tersebut berbeda dari yang biasanya. Merasa aneh, saya lihat bungkus rokok tersebut dan ternyata masa expired nya sudah melewati batas tanggal 30 Januari 2017," jelas Hendra kepada wartawan.

Mengingat jauhnya jarak kediaman hingga ke gerai Indomaret tersebut membuat Hendra mengurungkan niatnya untuk kembali. Keesokan harinya, Hendra pun kembali ke gerai Indomaret yang sama tempatnya membeli rokok tersebut. Dengan membeli rokok jenis yang sama, Hendra pun kembali menemukan rokok Sampoerna Avolution Mint dengan masa kadaluarsa tanggal 8 Juli 2017.

"Jadi, keesokan harinya saya kembali membeli rokok yang sama untuk memastikan apakah Indomaret tersebut menjual barang expired. Ternyata, dua bungkus rokok jenis yang sama tersebut telah melewati masa expired nya dan tidak layak konsumsi," kesalnya.

Saat itu pula Hendra pun mempersoalkan hal tersebut kepada karyawan Indomaret yang dengan rasa takut menarik kembali rokok yang telah melewati masa expired tersebut.

"Saya punya bukti rekaman video saat transaksi dan melihat seluruh produk rokok yang telah expired tersebut. Si kasir pun terlihat takut dan dengan enteng meminta untuk menukar kembali rokok yang telah saya beli dengan yang baru. Hingga akhirnya, supervisor mereka bernama M. Suhada menemui saya untuk meminta maaf dengan memberikan paket sembako. Namun, saya menolak dan menempuh jalur hukum dengan melaporkan pihak Indomaret (PT. Indomarco Prismatama) ke BPSK," tegasnya.

Berharap mendapatkan keadilan, Hendra pun melaporkan hal tersebut ke Badan Penyelesaian Sengeketa Konsumen (BPSK) Kota Medan dengan nomor : 004/PEN/2018/BPSK.Mdn.

"Saya berharap dengan adanya laporan saya ini, dapat memberikan efek jera kepada pihak Indomaret dalam hal ini memberikan pelayanan yang baik dengan menjual barang-barang dagangan yang bermutu. Hal ini juga sudah pernah terjadi beberapa waktu lalu, di kawasan Tembung, akibat mengkonsumsi barang expired produk Sari Roti yang dijual oleh Indomaret menyebabkan seorang anak keracunan. Jangan sampai ada korban lain lagi yang berjatuhan, Indomaret harus bertanggung jawab atas peristiwa ini," pungkasnya.(Robert)