TERKINI:

Ini Dia Wajah Pelaku 3C & Pengoplos Gas di Medan Labuhan



KULI-TINTA.COM, LABUHAN - Para pelaku Curanmor, Curat dan Curas serta pelaku pengoplos gas bersubsidi di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan berhasil diamankan petugas.

Para pelaku yang berjumlah empat orang ini pun di paparkan langsung oleh Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto didampingi Waka Polsek AKP Ponijo dan Kanit Reskrim Iptu Bonar Pohan, Senin (14/1/2019) sekira pukul 11.00 WIB.

"Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) berupa 2 unit Mesin DAV Simishu, dengan TKP di Perumahan Devista Jalan Titipapan Medan Deli, tersangkanya berinisial AR (24) dan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," jelas Rosyid.

Lanjutnya, dalam kasus Curanmor, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor merk Honda Beat dengan TKP di Dusun ll Pasar Lalang Desa Pematang Johar Kec. Labuhan Deli.

"Dari kasus Curanmor ini tersangka berjumlah dua orang yakni JEF (18) dan FAH (21). Keduanya kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjaran," tegasnya.

Sementara itu, pihaknya yang kerap mendapatkan laporan masyarakat soal kelangkaan gas bersubsidi terus melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para oknum nakal pengoplos gas bersubsidi.

"Persoalan masyarakat soal kelangkaan gas bersubsidi selama ini akhirnya terjawab dan berhasil kami ungkap. Pelaku pengoplos gas bersubsidi ini pun kami amankan dari lokasi kejadian di Jalan Perbatasan No. 75 Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli dengan barang bukti 50 tabung gas 3 kg, 20 tabung gas, 4 buah besi pipa bulat,1 buah timbangan duduk Merk Hanachi 60 kg, 1 unit HP merk Samsung dan 20 buah Hologram tutup tabung gas serta uang tunai sebesar Rp 1.183.000.-. untuk tersangka yang diamankan berjumlah satu orang berinisial RO (34)," bebernya.

Bahkan, perwira berpangkat satu melati emas dipundaknya ini menegaskan pasal yang dipersangkakan kepada tersangka.

"Tersangka akan kita jerat dengan pasal 53 UU No. 22 tahun 2001 tentang Migas, pasal 62 Jo dan pasal 8 UU No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar berani melaporkan kepada pihak kepolisian bila melihat adanya tindakan kejahatan.

"Secepatnya kita akan menangkap pelaku kejahatan di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan tanpa pandang bulu," pungkasnya.(Robert)