TERKINI:

Pelaku Penganiayaan Dua Anggota BPK RI di Nias Akhirnya Diamankan


KULI-TINTA.COM, NIAS - Pasca aksi penganiayaan dua pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Jammana Sembiring (38) dan Sandro Simatupang (34) di Nias Utara, Rabu (12/12/2018) lalu, akhirnya mendapat titik terang.

Pelaku penganiayaan yang diketahui bernama Ododogo Lase alias Ama Evan (36) pun tak berkutik saat petugas kepolisian Satreskrim Polres Nias memboyongnya ke Polres Nias, Kamis (27/12/2018) dinihari.

"Satu dari lima pelaku penganiayaan terhadap dua anggota BPK-RI perwakilan Sumut berhasil kita amankan. Setelah melakukan gelar perkara, tersangka terbukti melakukan penganiayaan bersama empat rekannya yang lain," jelas Kasubag Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo kepada wartawan.

Dirinya menambahkan, dalam insiden tersebut kedua korban sempat memperkenalkan diri kepada pelaku dan mempertanyakan proyek pembangunan objek wisata Pantai Indah Tureloto.

"Pada hari Rabu (12/12/2018) lalu, kedua korban mendatangi pelaku di Objek Wisata Pantai Indah Tureloto. Setelah memperkenalkan diri, korban langsung mempertanyakan soal proyek pembangunan objek wisata tersebut yang dikerjakan oleh tersangka. Tersangka merasa tidak senang dengan kedatangan korban dan selanjutnya mengusir keduanya hingga akhirnya pelaku mendorong dan menganiaya kedua korban," bebernya.

Saat ditanya tentang identitas keempat pelaku lainnya, pihaknya masih melakukan pendalaman.

"Keempat tersangka lainnya masih dalam penyelidikan. Untuk tersangka kita jerat dengan Pasal 214 dari KUHP dan atau Pasal 170 ayat (1) KUHP atau Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 (tujuh) Tahun Penjara," pungkasnya.(Robert)