TERKINI:

Ini Jawaban Kasat Lantas Soal Purnawirawan Polri yang Dilarang Masuk


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Pasca dilarangnya oknum purnawirawan polri masuk ke SATPAS Polrestabes Medan, Senin (29/10/2018) siang, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini SIK MH angkat bicara.

Melalui pesan WhatsApp nya, perwira berpangkat dua melati emas dipundaknya ini menjelaskan permasalahan yang terjadi.

"Yang terjadi bukan pengusiran, kejadian tadi saat break siang petugas sedang ISOMA dan tidak ada larangan bagi siapapun yang akan mengunjungi pelayanan masyarakat termasuk SATPAS," jelas Juliani.

Ketika dipertanyakan soal pokok permasalahan dalam insiden tersebut, mantan Kabag Sumda Polrestabes Medan ini mengaku hanya Miss komunikasi.
"Hanya miss komunikasi saja kok," pungkasnya.

Seperti diketahui, kericuhan di Sat Lantas Polrestabes Medan sempat terpecah saat petugas penjagaan Brigadir Koko berdebat dengan salah satu pengunjung, Senin (29/10/2018) siang sekira pukul 12.55 WIB.

Ternyata pengunjung tersebut ialah pasutri yang juga merupakan Purnawirawan Polri yang bertugas di Sat Lantas Polrestabes Medan.

"Suami saya ini mantan polisi dan bertugas disini dulu. Saya bukan calo, kalau pedagang pulpen dan lainnya bahkan calo kalian izinkan masuk. Kenapa kalian larang purnawirawan polri dan eks ibu bhayangkari masuk kedalam," ketus wanita berbadan tambun ini didepan pintu gerbang masuk Sat Lantas Polrestabes Medan di Jalan Adinegoro, Medan.

Perseteruan itu pun langsung dihampiri oleh perwira berpangkat Ipda Silitonga GW. Bukan reda, perdebatan hebat pun semakin menjadi.

"Kalau kalian ini masih baru belum ada apa-apanya sama saya. Saya bagus-bagus masuk kedalam untuk keperluan pengurusan SIM. Duluan saya jadi polisi dari pada kalian. Kalau kalian menghargai saya, saya lebih lagi menghargai kalian. Kalau kalian kurangajar sama saya, saya bisa lebih lagi dari kalian," kesal purnawirawan polri yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Akhirnya,  Aiptu Nurlen Moya pun mampu meredam emosi purnawirawan polri tersebut.
"Karena kau ini Nurlen, kuhargai dirimu karena baik samaku. Kalau gak karenamu, gak perduli aku sama siapapun yang didalam itu," tegasnya sambil berlalu meninggalkan Sat Lantas Polrestabes Medan.

Pantauan wartawan dilokasi,  kericuhan tersebut pun sempat mengundang perhatian warga dan pengunjung lainnya. Bahkan, eks ibu bhayangkari tersebut pun sempat mengancam akan melaporkan insiden tersebut ke Bid Propam Polda Sumut.(Robert)