TERKINI:

Oknum Kepala dan Tiga Pengurus Pasar Marelan Terkena OTT, DPRD Medan Apresiasi Tim Saber Pungli Polda Sumut



KULI-TINTA.COM, MEDAN - Oknum Kepala dan tiga pengurus pasar Merelan diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan alias kena OTT oleh tim Saber Pungli Poldasu, Jumat (24/8/18).

Empat tersangka yang diamankan yakni, oknum Kepala PD Pasar Marelan, Alim Syaputra, serta tiga orang pengurus pedagang pasar Marelan (P3TM) yakni Roni Mahera, Rasty dan M. Ali Arifin. Pelaksana Harian (Plh) Kabid Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan membenarkan operasi tangkap tangan ini.

Ia menjelaskan OTT ini berawal dari informasi masyarakat dan berita di Medsos adanya pelaku Tindak Pidana Pungutan Liar di pajak Marelan. Kemudian Subdit Renakta Polda Sumut langsung membentuk tim dan menyelidiki informasi ini.

“Dan tenyata benar telah terjadi jual-beli meja dagangan yang dilakukan oleh pengurus P3TM dan uang tersebut disetorkan kepada Kepala Pasar Marelan AS,” sebut Nainggolan.

Adapaun harga dari 1 meja sebesar Rp.12 juta dengan uang pangkal sebesar Rp.3 juta yang selanjutnya akan dicicil oleh pedagang ke P3TM. Kemudian, pengurus P3TM menyetorkan uang tersebut ke Kepala Pasar Pajak Marelan.

“Selanjutnya Tim Saber Pungli mengamankan para pelaku dan menyerahkan ke Unit Saber Pungli Polda Sumut di Subdit 4 Renakata Polda Sumut,” terang MP Nainggolan. Sedangkan, barang bukti yang disita berupa uang sebesar Rp.2 juta, satu buah tas ransel warna ungu yang berisi berkas-berkas dan kwitansi serta 4 unit HP.
“Masih akan kita kembangkan kasus ini,” ungkap Nainggolan.

DPRD Medan Apresiasi Tim Saber Pungli

Terpisah dari itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Beston Sinaga, SH., MH, saat dimintai tanggapannya tentang OTT tim Saber Pungli terhadap Kepala Pasar Marelan dan pengurus P3TM mengatakan, sangat mengapresiasi tindakan cepat Poldasu melalui tim Saber Pungli untuk melakukan penindakan terhadap pelaku pungli di Pasar Marelan.

“Kita apresiasi sekali, sudah lama kita dengar ada pungli di Pasar Marelan tersebut yang sudah terencana baik, dan kegiatan ini sudah lama berlanjut sehingga merugikan masyarakat terutama para pedagang pasar Marelan, harga meja yang tidak sesuai ketentuan dijadikan alat untuk memeras pedagang, sehingga yang banyak uang dan mau yang bisa memiliki meja jualan,” ucap anggota Komisi C ini.

Lanjutnya lagi, agar pihak Poldasu melalui tim Saber Pungli menangkap semua pelaku pungli tersebut karena diyakini kegiatan pungli itu dikendalikan oleh Kepala Pasar dan oknum-oknum tertentu.

“Kalau sudah ditangkap agar segera di penjarakan saja, karena oknum pungli tersebut sudah merugikan banyak pihak, bila perlu  usut saja sampai ke Dirut PD Pasar Kota Medan, karena tidak mungkin tidak mengetahui kejadian tersebut, sebab yang mengangkat Kepala Pasar itu adalah Dirut PD Pasar juga,” ucap Dewan dari Dapil 5 (2) ini.(Robert)