Babinsa Kodim 0201/BS Dihukum Penjara Usai Tangkap Pencuri di Rumahnya


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Sudah jatuh, ketimpa tangga pula adalah pribahasa yang cocok diberikan bagi Sertu Sahata Sijabat. Pasalnya, prajurit TNI yang bertugas sebagai Babinsa Koramil 05/MB Kodim 0201/BS ini di sidangkan dan di tahan usai dilaporkan oleh pelaku pencurian rumahnya beberapa waktu lalu.

Kepada wartawan, Sahata pun menceritakan hal memilukan yang dialaminya itu. Kasus tersebut berawal saat kediamannya di Jalan Geminas Titibarat K-316 Asrama Kodam I/BB Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal dibobol maling, Sabtu (2/12/2017) sekira pukul 03.30 WIB, dinihari lalu.

Pelaku pun berhasil masuk melalui jendela rumahnya dan langsung masuk ke kamar Sahata serta membawa kabur satu unit laptop merk Acer beserta dua unit handphone Samsung miliknya dengan total kerugian Rp 9 juta.

"Setelah kejadian itu, saya langsung melaporkan ke Polsek Sunggal dengan terlapor Denis Cs sesuai dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor : STTLP/1180 /K/XII/SPKT Polsek Sunggal. Karena pelaku tidak berhasil ditangkap, saya mendatangi pihak Grapari Telkomsel untuk memblokir nomor sellular saya yang dicuri itu. Namun, pihak Grapari mencoba menghubungi nomor saya itu ternyata masih aktif dan saya pun pulang mengatur rencana untuk memancing pelaku," jelas Sahata.

Selanjutnya, Sahata memancing pelaku dengan melibatkan seorang wanita dan mengajak pelaku berkenalan serta bertemu. Pelaku pun terpancing dan sepakat untuk bertemu dengan wanita suruhan Sahata di kawasan Titi Bobrok Sunggal.

Saat itu juga, Sahata mengajak rekan nya anggota TNI untuk menyergap pelaku dengan menggunakan pakaian dinas loreng dan sepeda motor dinas. Namun, saat pelaku muncul ternyata dirinya mengetahui keberadaan Sahata dan langsung kabur sehingga aksi kejar-kejaran pun terjadi.

"Akhirnya pelaku terjebak palang di Komplek Taman Setia Budi Indah. Melihat sudah terjebak rekan pelaku yang dibonceng langsung kabur dan Denis ketangkap sehingga sempat diamuk massa. Sempat saya redam amukan massa pada saat itu, kalau tidak pelaku mungkin sudah babak bunyak dan langsung saya serahkan ke Polsek Sunggal," bebernya.

Apes bagi Sahata, dengan alasan tidak terbukti dan tidak terlibat dalam aksi pencurian dirumahnya, Denis pun dipulangkan oleh petugas kepolisian Polsek Sunggal dan melaporkan Sahata ke Polisi Militer POM-AD.

Beberapa hari kemudian usai dilepaskannya Denis, petugas kepolisian Polsek Sunggal berhasil mengamankan pelaku utama pencurian di rumah Sahata hingga perkara tersebut lanjut ke Meja Hijau

"Rekan pelaku yang mengaku tidak terlibat malah melaporkan saya ke POM-AD dan saya diperiksa hingga akhirnya disidangkan di Mahmil," kesalnya.

Merasa dizholimi dan tidak ada keadilan memihaknya lantas Sahata pun menemui sejumlah awak media mengadukan permasalahan tersebut agar kasus yang menimpa dirinya digelar ulang kembali dan disaksikan para awak media serta petinggi Kodam I/BB. Dirinya berharap kepada Bapak Pangdam I/BB untuk meninjau kembali kasus tersebut.

"Saya sangat bermohon agar Bapak Pangdam I/BB Mayjen TNI M.S Fadhilah dapat membantu saya. Tolonglah bapak Panglima saya prajurit yang terzholimi, saya korban, saya yang tangkap pelaku, malah saya dijadikan tersangka," harap Sahata kepada wartawan, Minggu (6/1/2019) malam.(Robert)

Postingan populer dari blog ini

Oknum Kepling Terkena OTT Tim Gabungan Polrestabes Medan & Polsek Delitua, Uang Tunai Rp 30 Juta Disita Petugas

Diduga Dibunuh Oleh Mantan Suami, Janda Anak Dua Ini Tewas Bersimbah Darah

Kunjungi RM Nisba, Yasonna Laoli Berpesan Agar Tetap Menjaga Citarasa