Satreskrim Polres Cilegon Ungkap Jaringan Curanmor, 8 Tersangka Diamankan



KULI-TINTA.COM, CILEGON - Petugas kepolisian Satreskrim Polres Cilegon berhasil mengungkap jaringan curanmor yang kerap meresahkan masyarakat.

Dalam konferensi persnya, Kapolres Cilegon AKBP Rizki A. Prakoso SH SIK didampingi oleh Waka Polres Kompol Fredya Triharbakti SIK SH, Kasat Intel AKP H. Awab SH, KBO Reskrim Iptu Haogolaa Bate'e SH dan Kaurmintu Satreskrim Ipda Hijrahqul Fahrudin STK, menjelaskan proses pengungkapan kejahatan jalanan tersebut, Rabu (28/11/2018) pagi.

"Pengungkapan ini berawal dari laporan korban yang tertuang dalam nomor laporan : LP / 351/ XI / Res.1.8/ 2018 / Res Cilegon / Banten, Tgl 07 November  2018. Setelah kita terima laporan korban, tim siaga reskrim melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan sepeda motor Yamaha Mio J dengan nomor polisi A 4998 WK warna merah yang telah dilengkapi dengan GPS dan diketahui keberadaannya di lingkungan Baja Pura Kelurahan Kota Sari Kecamatan Grogol Kota Cilegon," jelas Rizki kepada wartawan.

Setibanya dilokasi keberadaan sepeda motor tersebut, petugas menemukan sepeda motor korban dengan kondisi tidak berplat. Pihaknya langsung mengamankan tersangka Ragil dan Bagus dan memboyong kedua tersangka beserta barang bukit ke Mapolres Cilegon.

"Setelah diinterogasi, kedua tersangka membeberkan identitas rekannya yang lain merupakan jaringan pelaku spesialis curanmor. Selanjutnya, Jum'at (9/11/2018) sekira pukul 04.00 WIB, anggota Satreskrim unit IV Ranmor melakukan penangkapan terhadap tersangka lainnya yakni Edi Faisal didepan bengkel pangembangan kota Cilegon," bebernya.

Tak sampai disitu, pihaknya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka lainnya ditempat yang terpisah.

"Setelah dilakukan pengembangan, tim berhasil mengamankan tersangka lainnya yakni Arya Sakti, Yopi, Sandi dan Vero yang sedang berada di rumah kontrakan Lingkungan Jombang Kali RT 09/RW 03 Kelurahan Citangkil Kota Cilegon. Terakhir kita lakukan penangkapan terhadap penadah sepeda motor curiannya yakni Sastra di lingkungan Kali Baru RT 04/RW 02 No. 1 Kelurahan Gerem Kota Cilegon," tegasnya.

Kepada petugas, para tersangka mengaku melakukan aksinya dengan cara merusak kunci kontak.

"Setiap beraksi, para pelaku merusak kunci kontak sepeda motor korbannya dengan menggunakan kunci letter T dan selanjutnya membawa kabur sepeda motor korban dengan cara mendorongnya," ujarnya.

Berikut lokasi kejadian beraksinya para tersangka :
1. Pada hari Minggu tanggal 04 November 2018 sekira jam 08.00 WIB, didepan kantor Kelurahan Kebondalem Kecamatan Purwakarta Kota.
2. Pada hari Rabu tanggal 07 November 2018 diketahui jam 22.00 WIB, didepan steam mobil piranha makam balung Kelurahan Taman Baru Kecamatan Citangkil Kota Cilegon.
3. Pada hari Minggu tanggal 14 Oktober 2018 sekira jam 17.50 WIB, disamping rumah pelapor alamat Link Ciora Wetan  Rt.002/003 Kep. Grogol Kota Cilegon.

Barang bukti yang diamankan ialah 1 unit kendaraan merek Yamaha Mio J, 1 buah mata kunci leter Y, 1 buah kuci leter Y, 1 buah kunci spm Mio J, 1 unit sepda motor merek Honda beat warna biru putih, 1 unit sepada motor honda beat pop warna merah putih, 1 unit sepeda motor Suzuki satria FU, 1 unit kendaraan motor honda scoopy warna hitam coklat, 1 unit kendaraan sepeda motor merek honda CB150 R warna hitam.

"Para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dan pasal 480 KUHP," pungkasnya.(Robert)

Postingan populer dari blog ini

Oknum Kepling Terkena OTT Tim Gabungan Polrestabes Medan & Polsek Delitua, Uang Tunai Rp 30 Juta Disita Petugas

Diduga Dibunuh Oleh Mantan Suami, Janda Anak Dua Ini Tewas Bersimbah Darah

Kunjungi RM Nisba, Yasonna Laoli Berpesan Agar Tetap Menjaga Citarasa