Pengabdian Bhayangkara Negara, Kunjungan Kerja Kapolda Sumut & Pembangunan Kawasan Kepulauan


KULI-TINTA.COM, NIAS - Apakah ada relasi teknis dan strategis antara Kunjungan Kerja (Kunker) Kapolda Sumut beserta rombongan dengan pembangunan kawasan Kepulauan dan Daerah Tertinggal, Terluar, Terdepan (Kepni) ?

Bagaimana korelasi ini dimaknai dan sekaligus memaknai kualitas pengabdian Polri sebagai Bhayangkara Negara? Apa dan bagaimana perihal ini semakin menjadi baik ketika diletakkan dan dijabarkan dalam kerangka percepatan dan peningkatan program jajaran pemerintahan Kenegaraan RI di bawah kepemimpinan Presiden RI Jokowi dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Mantan Tim Perumus UU Polri dan Anggota DPR-RI Firman Jaya Daeli menyampaikan kata sambutan dalam acara kegiatan penyambutan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Ketua PD Bhayangkari Sumut Evi Agus (Istri Kapolda), Wakil Ketua PD Bbayangkari Sumut Tasya Mardiaz (Istri Wakil Kapolda), sejumlah Pejabat Utama Polda Sumut, dan rombongan.

Penyambutan yang berlangsung di Pendopo, Gusit, Kepni (depan Lapangan Merdeka), Jumat (9/11/2018) ini diselenggarakan secara adat istiadat kebudayaan yang juga diisi dan dimaknai dengan atraksi penampilan beberapa bentuk dan jenis adat seni budaya.

Pimpinan dan jajaran Polri setempat melalui Kapolres AKBP Deni Kurniawan secara khusus mengundang Firman Jaya Daeli sebagai tokoh masyarakat, mantan Tim Perumus UU Polri Di DPR-RI dan Anggota DPR-RI untuk datang menghadiri dan menyampaikan kata sambutan.

Turut hadir ratusan tamu dan undangan yang mengikuti secara seksama seluruh rangkaian acara kegiatan terutama kata sambutan dan pengarahan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto.

Turut menghadiri dan menyambut kedatangan Kapolda beserta rombongan, antara lain : para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten dan Kota Se-Kepni beserta jajaran eksekutif daerah, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten dan Kota Se-Kepni, Pimpinan dan perwakilan TNI, Kejaksaan, Kehakiman setempat, kalangan institusi/instansi eksekutif vertikal, BUMN, tokoh-tokoh masyarakat, agama, pendidikan, kebudayaan, keolahragaan, Pimpinan dan perwakilan Perguruan Tinggi, organisasi Tim Penggerak PKK, Bhayangkari.

Turut hadir pula dari jajaran Parpol, Ormas, LSM/NGO, media massa, komunitas profesional, kalangan pengusaha, jurnalis, aktifis civil society, dan lain-lain.(Red)

Postingan populer dari blog ini

Oknum Kepling Terkena OTT Tim Gabungan Polrestabes Medan & Polsek Delitua, Uang Tunai Rp 30 Juta Disita Petugas

Diduga Dibunuh Oleh Mantan Suami, Janda Anak Dua Ini Tewas Bersimbah Darah

Kunjungi RM Nisba, Yasonna Laoli Berpesan Agar Tetap Menjaga Citarasa