Satlantas Polres Nias Ungkap Pembuatan SIM Palsu


KULI-TINTA.COM, GUNUNGSITOLI - Dibawah kepemimpinan AKP A. Pasta Sitepu SH, petugas kepolisian Sat Lantas Polres Nias berhasil mengungkap kasus sindikat pembuatan SIM palsu di Kota Gunungsitoli.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa adanya pembuatan SIM dan KTP palsu di Wilayah Kota Gunungsitoli, berkaitan dengan hal tersebut maka anggota Unit Turjawali Sat Lantas Polres Nias melaksanakan giat Patroli Hunting System," jelas Kanit Turjawali Satlantas Polres Nias Ipda Hendrik Syahputra SH, kepada wartawan, Senin (1/10/2018).

Alhasil, pihaknya berhasil menangkap dua tersangka di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Gunungsitoli, Jum'at (28/9/2018) lalu.
"Dua tersangka kita amankan diantaranya berinisial MIL (36) berperan sebagai pelaku pembuatan SIM palsu dan JMZ (35) pengemudi truck yang menggunakan SIM palsu jenis B1," bebernya.

Kecurigaan petugas kepada tersangka JMZ atas kepemilikan SIM jenis B1 diduga palsu tersebut pun terjawab. Kepada petugas, JMZ mengaku memperoleh SIM tersebut dari salah satu lokasi fotocopy didaerah Saombo, Kecamatan Gunungsitoli milik tersangka MIL.

"Awalnya kita mencurigai SIM milik JMZ yang sempat terjaring patroli di Jalan Soekarno, Gunungsitoli. Setelah kita interogasi, akhirnya JMZ mengaku bahwa ia mendapatkan SIM tersebut dari BASS Fotocopy didaerah Saombo. Disitu kita langsung melakukan pengembangan dan menggerebek usaha milik MIL," tegasnya.

Dari lokasi, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 set komputer, 2 KTP asli yang akan dipalsukan, 2 KTP palsu, yang pecahan Rp 50 ribu sebanyak 24 lembar, uang pecahan Rp 20 ribu sebanyak 4 lembar, uang pecahan Rp 10 ribu sebanyak 12 lembar, uang pecahan Rp 5 ribu sebanyak 18 lembar, uang pecahan Rp 2 ribu sebanyak 7 lembar.

"Tersangka mengaku memberikan tarif Rp 20 ribu kepada para pelanggannya untuk pembuatan SIM dan KTP palsu. Akibat perbuatanya tersangka dijerat dengan pasal 264 atau 266 dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara. Kedua tersangka sudah kita serahkan kepada Satreskrim Polres Nias untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut," pungkasnya.(Robert)

Postingan populer dari blog ini

Oknum Kepling Terkena OTT Tim Gabungan Polrestabes Medan & Polsek Delitua, Uang Tunai Rp 30 Juta Disita Petugas

Diduga Dibunuh Oleh Mantan Suami, Janda Anak Dua Ini Tewas Bersimbah Darah

Kunjungi RM Nisba, Yasonna Laoli Berpesan Agar Tetap Menjaga Citarasa