Coba Kabur Sebelum Disidang, Pria Ini Jadi Bulan-bulanan Petugas


KULI-TINTA.COM, MEDAN - Aksi nekat Natalis Marganda Samosir salah satu terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Medan yang mencoba kabur sebelum persidangan sempat menghebohkan seisi gedung PN Medan, Selasa (16/10/2018) siang.

Informasi dihimpun dilokasi, pria yang menetap di Jalan Madio Santoso Gang Family II Kelurahan Pulau Brayan Darat Kecamatan Medan Timur ini terjerat dalam kasus kepemilikan narkoba seberat 0,39 gram nyaris kabur saat diturunkan dari mobil tahanan Kejari Medan yang baru sampai di pelataran parkir gedung PN Medan.

Aksi nekat Natalis pun tak berlangsung lama. Pria berbadan kurus tersebut pun hanya mampu berlari keluar pagar belakang dan akhirnya berhasil dicegat oleh pengawal tahanan (Waltah) dan juga petugas kepolisian.

Tak pelak, bercampur emosi petugas kepolisian dan sejumlah waltah tersebut melayangkan pukulan bertubi-tubi ke sekujur tubuhnya.
"Kurang ajar kau, buat susah orang aja kau ini. Untung aja kau bisa kami tangkap lagi," ungkap beberapa waltah sembari melayangkan pukulan ke wajah dan tubuh terdakwa.

"Ampun.. bang… ampun bang, sakit bang..sakit.. bang,” teriak Natalis menahan sakit dengan wajah berlumuran darah.

Siang itu rombongan mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, baru saja tiba membawa  tahanan yang akan disidangkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Klas IA Tanjung Gusta menuju sel PN Medan awalnya berjalan lancar.

Namun suasana seketika heboh, suara teriakan terdengar. Tangkap! tangkap! ada terdakwa yang lari. Dengan cekatan pengawal tahanan (waltah) dibantu pihak kepolisian mengejarnya. Alhasil tak berapa jauh, tahanan yang mencoba melarikan diri itu dapat diamankan kembali dan kembali dimasukkan ke dalam sel.

Kepala Kejaksaan Negeri Medan Dwiharto melalui Kepada Kasi Intel Kejari Medan, Yusuf membenarkan adanya usaha percobaan tahan kasus narkoba mau melarikan diri.

"Kita menduga terdakwa itu dari Lapas Tanjung Gusta sudah merencanakan untuk melarikan diri,” ucap Yusuf.

Lebih lanjut Yusuf mengatakan, atas kejadian ini, kedepannya Kejari Medan juga merasa perlu meningkatkan dan menguatkan proses pengawalan tahanan mulai dari rutan menuju Pengadilan Negeri (PN) Medan dan sebaliknya. “Yang jelas akan lebih ditingkatkan lagi proses pengawalan tahanan,” ucapnya.(Robert)

Postingan populer dari blog ini

Oknum Kepling Terkena OTT Tim Gabungan Polrestabes Medan & Polsek Delitua, Uang Tunai Rp 30 Juta Disita Petugas

Diduga Dibunuh Oleh Mantan Suami, Janda Anak Dua Ini Tewas Bersimbah Darah

Kunjungi RM Nisba, Yasonna Laoli Berpesan Agar Tetap Menjaga Citarasa